stereotip
/ste.re.o.tip/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSosiologiPsikologiIstilah Baku
Ringkasan Makna
Pandangan atau penilaian yang terlalu disederhanakan dan digeneralisasi mengenai suatu kelompok orang tertentu tanpa memerhatikan keunikan individu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Stereotip adalah citra mental atau asumsi kaku yang dianut bersama mengenai ciri-ciri, sifat, atau perilaku tertentu dari anggota suatu kelompok sosial, ras, suku, atau gender. Pandangan ini sering kali dibentuk berdasarkan prasangka, informasi yang tidak lengkap, atau media, dan cenderung mengabaikan keragaman individu di dalam kelompok tersebut.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“We must avoid relying on cultural stereotypes when working in a diverse team.”
→Kita harus menghindari mengandalkan stereotip budaya saat bekerja di dalam tim yang beragam.
“Stereotip gender dapat membatasi potensi seseorang dalam memilih karier.”
→Stereotip gender dapat membatasi potensi seseorang dalam memilih karier.
Asal-usul & Konteks Budaya
Diserap dari bahasa Inggris "stereotype", yang awalnya berasal dari istilah percetakan (bahasa Prancis "stéréotype" dari Yunani "stereos" yang berarti padat/kaku dan "typos" yang berarti kesan/bentuk). Istilah ini pertama kali digunakan dalam sosiologi oleh Walter Lippmann pada tahun 1922 untuk menggambarkan gambar-gambar di kepala kita tentang kelompok manusia.