stollen
/หสtษlษn/
๐ฉ๐ชBahasa JermanKulinerJermanRotiKueNetral
Ringkasan Makna
Kue tradisional Jerman berbentuk lonjong yang kaya akan buah kering, kacang, dan rempah, biasanya disajikan saat musim Natal.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Stollen adalah sejenis roti atau kue manis tradisional Jerman yang secara historis dikaitkan dengan perayaan Natal (Weihnachtsstollen). Adonannya kaya akan mentega dan sering kali diberi tambahan kulit jeruk atau lemon manisan, kismis, kacang-kacangan, serta rempah seperti kayu manis dan kapulaga. Setelah dipanggang, kue ini biasanya disiram dengan mentega cair dan ditaburi gula halus secara tebal, memberikan bentuk dan warna khas yang melambangkan bayi Yesus yang dibedong.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โIn der Adventszeit essen wir gerne traditionellen Christstollen mit einer Tasse Kaffee.โ
โSelama masa Adven, kami suka makan stollen Natal tradisional dengan secangkir kopi.
โDer Dresdner Stollen ist weltweit fรผr seine besondere Rezeptur bekannt.โ
โStollen Dresden terkenal di seluruh dunia karena resep khususnya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kota Dresden, Jerman, pada abad ke-14. Bentuk awalnya sangat sederhana karena aturan pembatasan bahan selama masa Prapaskah Katolik, namun seiring waktu, khususnya setelah dikeluarkannya 'Butterbrief' oleh Paus Innosensius VIII pada tahun 1490, mentega diizinkan digunakan sehingga menjadi kue perayaan yang kaya rasa seperti sekarang.