sulur-suluran
/su.lur.su.lu.ran/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaBotaniSeni RupaDekorasi
Ringkasan Makna
Bagian tumbuhan yang berbentuk seperti tali melilit untuk memanjat, atau motif hiasan yang menyerupai bentuk tersebut.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam botani, sulur-suluran merujuk pada organ tumbuhan (tendril) yang berfungsi sebagai alat pembelit untuk merambat pada penopang. Dalam konteks seni rupa dan desain, istilah ini merujuk pada motif dekoratif yang menyerupai jalinan batang atau daun yang meliuk-liuk, sering ditemukan pada ukiran kayu, batik, atau ornamen arsitektur.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โTanaman merambat itu menggunakan sulur-suluran untuk mencengkeram pagar kayu.โ
โThe climbing plant uses tendrils to grip the wooden fence.
โUkiran pada pintu rumah adat itu dihiasi dengan motif sulur-suluran yang rumit.โ
โThe carvings on the traditional house door are decorated with intricate vine-like motifs.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'sulur' yang berarti bagian tumbuhan yang melilit. Dalam budaya Nusantara, motif sulur-suluran merupakan elemen fundamental dalam seni ukir tradisional (seperti pada ukiran Jepara atau motif batik) yang melambangkan pertumbuhan dan kehidupan yang berkelanjutan.