sumber daya yang tidak dapat dipercaya
/ˈsumbər ˈdaja jaŋ ˈtidak daˈpat diˈpərcaja/
🇮🇩Bahasa IndonesiaAkademikInformasiMetodologi
Ringkasan Makna
Merujuk pada referensi, data, atau informasi yang memiliki kredibilitas rendah, akurasi meragukan, atau bias yang tinggi.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah ini digunakan dalam konteks riset, jurnalisme, dan literasi informasi untuk mendeskripsikan sumber (seperti situs web, individu, atau dokumen) yang tidak memenuhi standar validitas, objektivitas, atau verifikasi faktual. Sumber daya ini dianggap tidak dapat dipercaya karena kurangnya transparansi, adanya kepentingan tersembunyi, atau tidak didukung oleh metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Mahasiswa tersebut ditegur dosen karena menggunakan sumber daya yang tidak dapat dipercaya dalam makalah penelitiannya.”
→The student was reprimanded by the lecturer for using unreliable resources in their research paper.
“Dalam era disinformasi, sangat penting untuk membedakan antara fakta ilmiah dan sumber daya yang tidak dapat dipercaya.”
→In the era of disinformation, it is crucial to distinguish between scientific facts and unreliable resources.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan frasa deskriptif standar dalam bahasa Indonesia yang muncul seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis dalam mengevaluasi informasi di internet.