suram
/su.ram/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKata SifatDeskripsiEmosi
Ringkasan Makna
Kurang bercahaya, agak gelap, atau tidak bening; secara kiasan menggambarkan keadaan yang sedih, muram, atau tidak memiliki harapan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'suram' digunakan untuk menggambarkan dua kondisi utama. Secara fisik, kata ini merujuk pada kurangnya intensitas cahaya, cuaca mendung, atau permukaan yang tidak mengilap (seperti kaca yang berdebu). Secara kiasan atau psikologis, 'suram' menggambarkan suasana hati yang sedih, murung, serta situasi atau prospek masa depan yang tidak menjanjikan, penuh ketidakpastian, atau tanpa harapan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โCuaca hari ini tampak suram karena awan tebal menyelimuti langit sejak pagi.โ
โToday's weather looks gloomy because thick clouds have covered the sky since morning.
โTanpa pendidikan yang layak, masa depan anak-anak itu bisa menjadi suram.โ
โWithout proper education, the future of those children could become bleak.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu asli, kata ini awalnya digunakan untuk mendeskripsikan redupnya cahaya alami (seperti matahari atau bulan). Seiring perkembangan bahasa, maknanya meluas menjadi metafora untuk menggambarkan kondisi psikologis manusia dan ketidakpastian hidup.