tengik
/tษ.ลษชk/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaAdjektivaKulinerSensorikNetral
Ringkasan Makna
Bau atau rasa tidak sedap seperti minyak atau lemak yang sudah lama disimpan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'tengik' merujuk pada aroma atau cita rasa tajam yang tidak sedap, yang biasanya timbul pada minyak, santan, mentega, atau makanan berlemak akibat proses oksidasi karena terlalu lama dibiarkan di tempat terbuka atau kedaluwarsa. Dalam penggunaan kiasan, kata ini juga dapat diasosiasikan dengan sindiran atau perkataan yang tidak menyenangkan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โMinyak kelapa itu sudah tengik sehingga tidak layak digunakan untuk menggoreng.โ
โMinyak kelapa itu sudah tengik sehingga tidak layak digunakan untuk menggoreng.
โJangan menyimpan kacang tanah terlalu lama di tempat lembap agar tidak berbau tengik.โ
โJangan menyimpan kacang tanah terlalu lama di tempat lembap agar tidak berbau tengik.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'tengik' merupakan kosakata anvoleur bahasa Indonesia dan Melayu asli yang digunakan secara turun-temurun untuk mendeskripsikan kerusakan kimiawi alami pada bahan makanan berlemak.