tengkolok
/tษล.ko.lok/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaBusanaBudayaTradisionalNetral
Ringkasan Makna
Penutup kepala tradisional khas masyarakat Melayu yang dikenakan oleh pria.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Tengkolok adalah kain panjang yang diikat dan dilipat dengan teknik khusus untuk membentuk penutup kepala tradisional. Dalam kebudayaan Melayu, tengkolok sering digunakan sebagai pelengkap busana adat dalam upacara resmi, pernikahan, atau oleh bangsawan, di mana bentuk lipatannya dapat menunjukkan status sosial atau asal daerah pemakainya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPengantin pria itu mengenakan tengkolok yang serasi dengan baju melayu berwarna emas.โ
โThe groom wore a tengkolok that matched his gold-colored Malay traditional attire.
โSetiap lipatan pada tengkolok memiliki makna filosofis tersendiri bagi masyarakat setempat.โ
โEvery fold on the tengkolok has its own philosophical meaning for the local community.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari tradisi masyarakat Melayu di Nusantara (terutama Semenanjung Malaya, Sumatra, dan Kalimantan). Istilah ini merujuk pada seni melipat kain (biasanya songket atau batik) yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai simbol kehormatan dan identitas diri.