terasering
/tə.ra.sə.ˈrɪŋ/
🇮🇩Bahasa IndonesiaGeografiPertanianLingkunganNetral
Ringkasan Makna
Sistem pertanian berundak-undak yang dibuat di lereng bukit atau pegunungan untuk mencegah erosi dan memaksimalkan penyerapan air.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Terasering adalah teknik konservasi tanah dengan membuat teras-teras atau tangga-tangga secara berundak pada lahan miring. Tujuannya adalah untuk mengurangi panjang lereng dan menahan aliran permukaan air hujan, sehingga erosi tanah dapat dicegah serta kesuburan tanah tetap terjaga. Teknik ini sangat lazim ditemukan di kawasan agraris pegunungan, terutama pada perkebunan atau persawahan padi di Asia Tenggara.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemandangan terasering di Ubud sangat indah dan menarik banyak wisatawan.”
→The terraced landscape in Ubud is very beautiful and attracts many tourists.
“Petani menggunakan sistem terasering untuk mencegah longsor di lereng bukit.”
→Farmers use the terracing system to prevent landslides on the hillside.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini diserap dari bahasa Inggris "terracing", yang berakar dari bahasa Latin "terra" (tanah/bumi). Di Indonesia, sistem ini telah dipraktikkan secara tradisional selama berabad-abad, contohnya pada lanskap persawahan di Bali (Subak) dan Jawa.