Tidak dapat berpikir secara matang
/tidaɡ/ /dapat/ /berpiˈkir/ /sɪˈrɔːtɔr/ /mɑtɑŋ/
🇮🇩Bahasa IndonesiaKritikSosialPsikologiNetral
Ringkasan Makna
Tidak memiliki kemampuan berpikir yang jernih dan objektif.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Tidak dapat berpikir secara matang biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki kemampuan berpikir yang jernih dan objektif. Mereka mungkin terlalu emosional, terlalu impulsif, atau tidak dapat melihat situasi dari berbagai sudut pandang. Ini dapat menyebabkan mereka membuat keputusan yang tidak tepat atau melakukan tindakan yang tidak rasional. Dalam konteks sosial, tidak dapat berpikir secara matang dapat menjadi hambatan dalam komunikasi, kerja sama, atau bahkan hubungan pribadi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Dia tidak dapat berpikir secara matang dalam menghadapi masalah ini.”
→Dia tidak memiliki kemampuan berpikir yang jernih dan objektif dalam menghadapi masalah ini.
“Dia selalu berpikir secara emosional dan tidak dapat berpikir secara matang.”
→Dia selalu berpikir secara emosional dan tidak memiliki kemampuan berpikir yang jernih dan objektif.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini biasanya digunakan dalam konteks bahasa Indonesia yang formal atau informal. Dalam konteks formal, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki kemampuan berpikir yang jernih dan objektif dalam menghadapi masalah atau situasi. Dalam konteks informal, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu emosional atau impulsif dalam berpikir atau bertindak.