tidak taat beragama
/ˈtidak ˈta.at bəˈra.ma.ɡa/
🇮🇩Bahasa IndonesiaBakuFrasaSosial
Ringkasan Makna
Kondisi seseorang yang tidak menjalankan atau mengabaikan ajaran, perintah, serta kewajiban dari agama yang dianutnya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa 'tidak taat beragama' digunakan untuk mendeskripsikan individu atau kelompok yang menganut suatu agama secara administratif atau identitas, namun tidak mengamalkan nilai-nilai, ajaran moral, atau ritual ibadah yang diwajibkan oleh agama tersebut. Istilah ini sering muncul dalam konteks sosial, sosiologi agama, maupun penilaian moral masyarakat terhadap tingkat religiusitas seseorang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Sikapnya yang sering melanggar norma sosial sering kali dicap oleh tetangganya sebagai perilaku orang yang tidak taat beragama.”
→Sikapnya yang sering melanggar norma sosial sering kali dicap oleh tetangganya sebagai perilaku orang yang tidak taat beragama.
“Penelitian itu menunjukkan korelasi antara tingkat pendidikan dan gaya hidup yang dianggap tidak taat beragama di perkotaan.”
→Penelitian itu menunjukkan korelasi antara tingkat pendidikan dan gaya hidup yang dianggap tidak taat beragama di perkotaan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Terbentuk dari gabungan kata 'tidak', 'taat' (patuh/setia), dan 'beragama' (menganut serta menjalankan ajaran agama). Di Indonesia, yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, ketaatan beragama merupakan aspek penting dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat, sehingga ketidaktaatan sering kali mendapat sorotan moral dari lingkungan sekitar.