titik dua
/หti.tษชk หdu.a/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaTata BahasaPungtuasiLinguistik
Ringkasan Makna
Tanda baca yang berbentuk dua titik yang diletakkan secara vertikal, biasanya digunakan pada akhir suatu pernyataan lengkap ketika diikuti rangkaian atau pemerian.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Tanda baca titik dua (:) merupakan salah satu unsur pungtuasi dalam Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) bahasa Indonesia. Tanda ini lazim dipakai pada akhir kalimat lengkap yang diikuti dengan rincian, penjelasan, pemerian, atau kutipan langsung. Selain itu, titik dua juga digunakan dalam teks drama setelah nama tokoh yang sedang berbicara, serta dalam penulisan rasio, jilid buku, dan ayat kitab suci.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โIbu pergi ke pasar untuk membeli beberapa bahan makanan: beras, minyak goreng, dan telur.โ
โIbu pergi ke pasar untuk membeli beberapa bahan makanan: beras, minyak goreng, dan telur.
โKetua panitia mengumumkan persyaratan pendaftaran: membawa KTP, pas foto, dan formulir.โ
โKetua panitia mengumumkan persyaratan pendaftaran: membawa KTP, pas foto, dan formulir.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah 'titik dua' merupakan terjemahan langsung dari konsep tanda baca 'colon' dalam tradisi penulisan Latin dan modern. Penggunaannya telah distandarisasi dalam pedoman tata bahasa berbagai bahasa di dunia, termasuk EYD di Indonesia.