toko kelontong
/ˈtoko kəˈlɔntɔŋ/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPerdaganganEkonomiRitelNetral
Ringkasan Makna
Toko kecil yang menjual berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari seperti sembako, makanan ringan, dan perlengkapan rumah tangga.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Toko kelontong adalah bentuk usaha perdagangan eceran tradisional berskala kecil yang umumnya dikelola secara mandiri atau keluarga. Barang yang dijual sangat beragam namun dalam jumlah yang relatif sedikit untuk tiap jenisnya, mulai dari beras, minyak goreng, gula, sabun, hingga alat tulis. Toko ini biasanya berlokasi di permukiman padat penduduk agar mudah diakses oleh warga sekitar.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ibu membeli gula dan minyak goreng di toko kelontong dekat rumah.”
→Ibu membeli gula dan minyak goreng di toko kelontong dekat rumah.
“Kehadiran minimarket modern mulai memengaruhi pendapatan pemilik toko kelontong tradisional.”
→Kehadiran minimarket modern mulai memengaruhi pendapatan pemilik toko kelontong tradisional.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah 'kelontong' berasal dari bunyi 'klontang-klontang' yang dihasilkan oleh pedagang keliling pada masa lalu saat menawarkan barang dagangannya dengan memukul alat tertentu. Seiring berjalannya waktu, pedagang tersebut menetap dan membuka kios atau toko tetap, yang kemudian dikenal sebagai toko kelontong.