topek
/หto.pษk/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaBahasa JawaKata BendaDialek LokalNetral
Ringkasan Makna
Topek adalah istilah dalam bahasa Jawa yang merujuk pada bagian kecil atau sisa makanan yang menempel di piring, wajan, atau gigi.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'topek' digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa untuk menyebut sisa makanan yang menempel (biasanya sisa nasi atau makanan yang mengering) pada alat makan seperti piring, sendok, wajan, atau kadang-kadang terselip di sela-sela gigi setelah makan. Istilah ini sering muncul dalam konteks budaya kuliner tradisional dan kebersihan rumah tangga.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โResikana piringe, isih ana topeke sing nempel.โ
โBersihkan piringnya, masih ada sisa makanan yang menempel.
โSawise mangan sega liwet, biasane ana topek sing keri ing wajan.โ
โSetelah makan nasi liwet, biasanya ada sisa makanan yang tertinggal di wajan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kosakata bahasa Jawa, umumnya digunakan secara lisan dalam percakapan sehari-hari di kalangan masyarakat pedesaan atau keluarga Jawa untuk mendeskripsikan sisa makanan kecil.