toxisch
/ˈtɔksɪʃ/
🇩🇪Bahasa JermanPsikologiHubunganSosiologiNetral
Ringkasan Makna
Kata sifat dalam bahasa Jerman yang berarti 'toksik' atau 'beracun', sering digunakan secara figuratif untuk menggambarkan hubungan, lingkungan kerja, atau perilaku manusia yang merusak secara mental.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Secara etimologis berasal dari bahasa Latin 'toxicus' (beracun), kata 'toxisch' dalam bahasa Jerman modern sangat populer digunakan dalam konteks psikologis dan sosial. Istilah ini merujuk pada kondisi, perilaku, atau hubungan interpersonal yang merugikan, melelahkan secara emosional, dan merusak kesehatan mental orang lain. Dalam dunia profesional dan sosial, istilah ini sering dipadankan dengan 'toxisches Arbeitsklima' (iklim kerja yang tidak sehat).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Er hat gemerkt, dass die Beziehung toxisch war, und hat sie beendet.”
→Dia menyadari bahwa hubungan tersebut beracun dan mengakhirinya.
“In einem toxischen Arbeitsumfeld kann niemand auf Dauer motiviert bleiben.”
→Di lingkungan kerja yang toksik, tidak ada orang yang dapat tetap termotivasi dalam jangka panjang.
Asal-usul & Konteks Budaya
Diserap dari bahasa Latin 'toxicus', kata ini mengalami pergeseran makna yang luas di dunia berbahasa Jerman, mirip dengan penggunaan kata 'toxic' dalam bahasa Inggris, menjadi salah satu kata gaul psikologis paling dominan di abad ke-21.