tuanku
/tu.an.ku/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSapaanBangsawanAgamaKlasikNetral
Ringkasan Makna
Kata sapaan atau gelar hormat yang digunakan untuk menyapa raja, pemimpin, suami, atau Tuhan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'tuanku' merupakan gabungan dari kata 'tuan' dan klitika persona pertama '-ku' (meskipun dalam penggunaannya tidak selalu bermakna kepemilikan pribadi, melainkan bentuk penghormatan tertinggi). Dalam sejarah dan kerajaan di Nusantara, gelar ini lazim disematkan kepada raja atau sultan yang memerintah (misalnya Tuanku Imam Bonjol). Dalam konteks keagamaan Islam di Indonesia, kata ini juga sering digunakan oleh murid untuk memanggil guru mursyid atau ulama terkemuka. Selain itu, dalam ranah spiritual secara umum, istilah ini ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam hubungan domestik tradisional, kata ini kadang kala digunakan oleh seorang istri untuk menyapa suaminya sebagai tanda penghormatan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSegala titah Tuanku akan kami junjung tinggi.โ
โSegala perintah Tuanku akan kami junjung tinggi.
โAmpun, Tuanku, hamba datang menghadap untuk menyampaikan laporan.โ
โAmpun, Tuanku, saya datang menghadap untuk menyampaikan laporan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu klasik, dibentuk dari kata dasar 'tuan' yang mendapat sufiks kepunyaan '-ku'. Penggunaannya berakar dari tradisi feodal dan istana di Nusantara serta tradisi penghormatan kepada pemuka agama.