tumbila
/tum.bi.la/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiabiologizoologiseranggaNetral
Ringkasan Makna
Kutu busuk atau kepinding; serangga kecil parasit yang sering hidup di sela-sela tempat tidur atau perabot kayu dan menghisap darah.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Tumbila adalah sebutan dalam bahasa Indonesia (sering diserap dari bahasa daerah atau Melayu Nusantara) untuk menyebut kutu busuk, kepinding, atau tinggi (Cimex lectularius). Serangga parasit ini tidak bisa terbang, berwarna cokelat kemerahan, aktif pada malam hari, dan gigitannya menyebabkan rasa gatal serta bentol pada kulit manusia.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKasur tua itu harus dijemur di bawah terik matahari karena banyak tumbila.โ
โKasur tua itu harus dijemur di bawah terik matahari karena banyak kutu busuk.
โGigitan tumbila membuat tidurnya tidak nyenyak sepanjang malam.โ
โGigitan kepinding membuat tidurnya tidak nyenyak sepanjang malam.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'tumbila' merupakan kosakata regional di Nusantara (terutama dalam bahasa Sunda dan beberapa dialek Melayu) untuk merujuk pada hama rumah tangga penghisap darah yang secara umum dikenal di tingkat nasional sebagai 'kutu busuk' atau 'kepinding'.