tumpeng
/tum.pษล/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaBudayaKulinerTradisiNetral
Ringkasan Makna
Hidangan nasi berbentuk kerucut yang disajikan dengan berbagai lauk-pauk sebagai simbol syukur dalam budaya Jawa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Tumpeng adalah cara penyajian nasi beserta lauk-pauknya yang dibentuk menyerupai kerucut (gunungan). Dalam tradisi masyarakat Jawa, tumpeng merupakan simbol penghormatan kepada Tuhan dan ungkapan rasa syukur atas berkah yang diterima. Biasanya disajikan di atas tampah yang dialasi daun pisang dan digunakan dalam berbagai upacara adat, perayaan ulang tahun, atau peresmian.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKeluarga kami mengadakan syukuran dengan memotong tumpeng sebagai tanda syukur atas kelulusan adik.โ
โOur family held a thanksgiving ceremony by cutting the tumpeng as a sign of gratitude for my younger sibling's graduation.
โTumpeng tersebut dihiasi dengan berbagai sayuran dan lauk tradisional seperti ayam goreng dan perkedel.โ
โThe tumpeng was decorated with various vegetables and traditional side dishes such as fried chicken and potato fritters.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jawa, tumpeng sering dikaitkan dengan akronim 'tumapaking panguripan' (jalan kehidupan) atau 'metu kudu mempeng' (keluar harus sungguh-sungguh). Bentuk kerucutnya melambangkan gunung suci atau hubungan antara manusia dengan Tuhan.