ukiran
/uˈkiran/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSeniKerajinanBudayaNetral
Ringkasan Makna
Hasil karya seni rupa yang dihasilkan melalui proses mengukir pada bahan seperti kayu, batu, atau logam.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Ukiran merujuk pada bentuk atau pola hiasan yang dibuat dengan cara menoreh, memahat, atau menggores bahan keras seperti kayu, batu, tulang, atau logam sehingga membentuk relief atau pola tertentu. Seni ukir sering kali menjadi bagian penting dari warisan budaya tradisional di berbagai daerah, seperti ukiran Jepara atau ukiran Bali, yang memiliki nilai estetika, filosofis, dan historis yang tinggi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kursi antik itu dihiasi dengan ukiran kayu jati yang sangat detail.”
→Kursi antik itu dihiasi dengan ukiran kayu jati yang sangat detail.
“Traditional craftsmen spent weeks perfecting the stone ukiran on the temple wall.”
→Para perajin tradisional menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk menyempurnakan ukiran batu di dinding candi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'ukir' dalam bahasa Indonesia yang mendapat akhiran '-an' untuk menyatakan hasil. Seni ukir memiliki sejarah panjang di Nusantara, yang berkembang pesat dalam arsitektur tradisional, perabot, dan senjata pusaka seperti keris.