utang berbunga
/ˈu.taŋ bərˈbu.ŋa/
🇮🇩Bahasa IndonesiaEkonomiKeuanganBakuNomina
Ringkasan Makna
Kewajiban finansial yang dikenakan tambahan biaya berupa bunga (persentase tertentu dari pinjaman pokok) yang harus dibayar oleh peminjam.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Utang berbunga adalah jenis pinjaman atau kewajiban keuangan di mana pihak peminjam (debitur) tidak hanya wajib mengembalikan jumlah pokok pinjaman yang diterima, tetapi juga harus membayar biaya tambahan yang disebut bunga kepada pemberi pinjaman (kreditur). Bunga ini biasanya dihitung berdasarkan persentase tertentu dari sisa pokok pinjaman per periode waktu (misalnya per bulan atau per tahun) dan berfungsi sebagai keuntungan bagi pemberi pinjaman serta kompensasi atas risiko penundaan pembayaran.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Perusahaan tersebut terpaksa mengambil utang berbunga tinggi untuk mendanai ekspansi bisnis mereka yang mendesak.”
→The company was forced to take on high-interest debt to fund their urgent business expansion.
“Sebisa mungkin hindari utang berbunga untuk kebutuhan konsumtif agar tidak membebani keuangan bulanan.”
→Avoid interest-bearing debt for consumptive needs as much as possible so as not to burden your monthly finances.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan konsep standar dalam sistem keuangan global, perbankan, dan ekonomi modern, baik dalam sistem konvensional maupun pembiayaan tertentu yang mengenal mekanisme nilai waktu uang (time value of money).