Verlogenheit
/fɛɐ̯ˈloːɡənhaɪ̯t/
🇩🇪Bahasa JermanFilsafatPsikologiEtikaNetral
Ringkasan Makna
Sifat atau kondisi seseorang yang munafik, tidak jujur, atau penuh kepalsuan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Verlogenheit merujuk pada keadaan di mana seseorang hidup dalam kebohongan atau kepalsuan yang mendalam, sering kali melibatkan penyangkalan terhadap kebenaran diri sendiri atau realitas moral. Istilah ini lebih berat daripada sekadar berbohong (Lüge), karena menyiratkan karakter yang korup atau ketidakjujuran yang telah menjadi bagian dari kepribadian seseorang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Verlogenheit der Gesellschaft ist oft schwer zu ertragen.”
→Kemunafikan masyarakat sering kali sulit untuk ditanggung.
“Er erkannte die tiefe Verlogenheit in ihren Worten.”
→Dia menyadari kepalsuan yang mendalam dalam kata-katanya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, kata benda ini dibentuk dari kata sifat 'verlogen' (munafik/palsu) dengan akhiran '-heit'. Istilah ini sering digunakan dalam diskursus filsafat Jerman untuk mengkritik ketidakautentikan eksistensial.