Verschiebung
/fɛɐ̯ˈʃiːbʊŋ/
🇩🇪Bahasa JermanPsikologiPsikoanalisisIstilah TeknisFilsafatNetral
Ringkasan Makna
Mekanisme pertahanan ego di mana emosi atau dorongan yang mengancam dialihkan dari objek aslinya ke objek pengganti yang lebih aman.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Verschiebung (dalam bahasa Inggris disebut *displacement*) adalah konsep fundamental dalam psikoanalisis yang diperkenalkan oleh Sigmund Freud. Istilah ini merujuk pada proses bawah sadar di mana muatan emosional, impuls, atau hasrat yang diarahkan pada suatu objek atau orang dipindahkan ke objek atau orang lain yang dianggap tidak terlalu mengancam atau lebih mudah dijangkau. Konsep ini sering diamati dalam penafsiran mimpi, di mana elemen penting disamarkan melalui pengalihan makna, serta dalam perilaku sehari-hari ketika seseorang melampiaskan kemarahan dari tempat kerja kepada anggota keluarga di rumah.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Nach dem Streit mit seinem Chef zeigte er eine deutliche Verschiebung der Aggressionen auf seine Haustiere.”
→Setelah bertengkar dengan atasannya, ia menunjukkan pengalihan agresi yang jelas kepada hewan peliharaannya.
“In der Traumdeutung beschreibt die Verschiebung die Umlenkung psychischer Energie auf Nebensächlichkeiten.”
→Dalam tafsir mimpi, pergeseran menggambarkan pengalihan energi psikis pada hal-hal sepele.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman 'verschieben' (menggeser atau memindahkan). Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh Sigmund Freud dalam karya monumentalnya 'Die Traumdeutung' (Interpretasi Mimpi) pada tahun 1900 untuk menjelaskan salah satu cara kerja proses kerja mimpi.