wakul
/ˈwa.kʊl/
🇮🇩Bahasa JawaBahasa JawaPeralatan Rumah TanggaBudaya TradisionalNetral
Ringkasan Makna
Wakul adalah tempat nasi tradisional yang terbuat dari anyaman bambu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Wakul merupakan alat rumah tangga tradisional masyarakat Jawa dan Sunda yang berbentuk bakul atau kerucut tumpul, dianyam dari bilah bambu tipis. Biasanya digunakan untuk menaruh, menyimpan, atau menyajikan nasi yang sudah matang agar tetap hangat dan tidak mudah basi karena adanya sirkulasi udara dari sela-sela anyaman bambu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ibu njupuk seka wakul banjur diwenehake marang bapak.”
→Ibu mengambil (nasi) dari wakul lalu diberikan kepada bapak.
“Nasi abang iku disimpen ing njero wakul supaya tetep hangat.”
→Nasi merah itu disimpan di dalam wakul agar tetap hangat.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'wakul' berasal dari bahasa Jawa. Dalam filosofi tradisional Jawa, wakul sering diidentikkan dengan wadah rezeki atau simbol kesejahteraan keluarga.