wiwik uncuwur
/wi.wษชk un.tสu.wสr/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaSastraMitologiJawaNetral
Ringkasan Makna
Sebutan dalam bahasa Jawa untuk burung kedasih (Cuculus merulinus) yang sering dikaitkan dengan mitos kematian.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam budaya masyarakat Jawa, 'wiwik uncuwur' adalah nama lokal untuk burung kedasih. Burung ini sering dianggap sebagai pembawa pertanda buruk atau kematian jika suaranya terdengar di sekitar rumah pada waktu-waktu tertentu. Secara biologis, burung ini dikenal sebagai parasit sarang karena menitipkan telurnya di sarang burung lain.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSwara manuk wiwik uncuwur iku nggawe ati dadi ora kepenak.โ
โSuara burung kedasih itu membuat hati menjadi tidak tenang.
โMiturut mitos, wiwik uncuwur iku dadi pratandha ana wong sing bakal seda.โ
โMenurut mitos, burung kedasih adalah pertanda ada orang yang akan meninggal.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari onomatope suara burung tersebut dalam bahasa Jawa. Dalam kepercayaan tradisional Jawa, burung ini memiliki konotasi mistis yang kuat sebagai pembawa kabar duka.