أفل
/ʔa.fa.la/
🇸🇦Bahasa ArabBahasa ArabKata KerjaSastraAgama IslamNetral
Ringkasan Makna
Terbenam, tenggelam, atau hilang dari pandangan (khususnya untuk benda langit seperti matahari, bulan, dan bintang); secara metaforis berarti meredup atau lenyap.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata kerja 'أفل' (afala - يأفل - أفول) dalam bahasa Arab secara harfiah merujuk pada peristiwa terbenam atau tenggelamnya benda langit di ufuk hingga cahayanya hilang. Istilah ini memiliki bobot teologis dan sastra yang tinggi, terutama dikenal dari Al-Qur'an (Surah Al-An'am) dalam kisah pencarian kebenaran Nabi Ibrahim AS. Secara figuratif, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kejayaan, kekuasaan, atau reputasi yang mulai meredup, runtuh, atau berakhir.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“أَفَلَتِ الشَّمْسُ غَرْبًا.”
→Matahari telah terbenam di sebelah barat.
“فَلَمَّا أَفَلَ قَالَ لَا أُحِبُّ الْآفِلِينَ.”
→Maka ketika (bintang itu) terbenam, dia berkata: Aku tidak menyukai apa yang terbenam.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata Arab أ-ف-ل (a-f-l). Kata ini sangat populer dalam konteks teologi Islam karena muncul dalam Al-Qur'an Surah Al-An'am ayat 76-78, di mana Nabi Ibrahim AS mengamati bintang, bulan, dan matahari yang terbenam (آفلين) untuk menyimpulkan bahwa benda-benda langit yang dapat lenyap tidak pantas disembah sebagai Tuhan yang kekal.