باطل
/baː.tˤil/
🇸🇦Bahasa ArabagamahukumfilsafatNetral
Ringkasan Makna
Sesuatu yang tidak benar, rusak, batal, atau tidak sah menurut hukum agama maupun akal.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'batil' (باطل) berasal dari bahasa Arab yang secara etimologi berarti sia-sia, tidak berguna, palsu, atau gugur. Dalam konteks hukum Islam (fikih), perbuatan atau akad yang batil adalah yang tidak memenuhi rukun dan syarat sahnya sehingga tidak menimbulkan akibat hukum apa pun. Dalam konteks teologi, kata ini merujuk pada segala sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran (haq).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“الجزء باطل قانوناً لعدم استيفائه الشروط.”
→Perjanjian itu batal secara hukum karena tidak memenuhi syarat-syaratnya.
“زهق الباطل إن الباطل كان زهوقاً.”
→Yang batil itu pasti hancur, karena sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti hancur.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata Arab ب ط ل (b-t-l) yang berkaitan dengan sesuatu yang hilang nilainya, lenyap, atau tidak mempunyai kekuatan hukum.