تقليد
/taq.liːd/
🇸🇦Bahasa ArabBahasa ArabSosiologiAgamaBudayaNetral
Ringkasan Makna
Tindakan meniru, mengikuti tradisi, atau mengikuti pendapat otoritas keagamaan tanpa mempertanyakan dalilnya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Secara etimologis, 'taqlid' berasal dari akar kata 'q-l-d' yang berarti mengalungkan sesuatu ke leher. Dalam konteks hukum Islam (fikih), taqlid merujuk pada mengikuti pendapat seorang mujtahid atau ulama tanpa mengetahui argumen atau dalil spesifik yang mendasarinya. Dalam konteks sosial dan budaya, istilah ini merujuk pada tindakan meniru perilaku, gaya hidup, atau tradisi orang lain atau generasi sebelumnya secara membabi buta.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“التقليد الأعمى يمنع التفكير النقدي.”
→Peniruan buta menghalangi pemikiran kritis.
“يتبع الكثيرون آراء الفقهاء من باب التقليد.”
→Banyak orang mengikuti pendapat para ahli fikih atas dasar taqlid.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini sangat sentral dalam diskursus hukum Islam untuk membedakan antara orang yang mampu berijtihad (menggali hukum) dan orang awam yang mengikuti pendapat ulama. Dalam penggunaan modern, sering kali memiliki konotasi negatif jika dikaitkan dengan 'taqlid al-a'ma' (peniruan buta).