مبطل
/mubʊtˤɪl/
🇸🇦Bahasa Arabagamaislamfikih
Ringkasan Makna
Sesuatu yang dapat membatalkan atau merusak keabsahan suatu ibadah, amal, atau akad.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'mubtil' (مبطل) berasal dari bahasa Arab yang secara harfiah berarti 'yang membatalkan' atau 'yang merusak'. Dalam konteks ilmu fikih Islam, istilah ini merujuk kepada segala perbuatan, perkataan, kondisi, atau perkara yang menyebabkan suatu amal ibadah (seperti salat, puasa, atau wudu) atau suatu akad (seperti jual beli) menjadi batal, tidak sah, dan harus diulang atau diperbarui.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“الكلام المت عمد من مبطلات الصلاة.”
→Berbicara dengan sengaja termasuk salah satu hal yang membatalkan salat.
“معرفة مبطلات الوضوء ضرورية لصحة العبادة.”
→Mengetahui hal-hal yang membatalkan wudu adalah suatu keharusan demi keabsahan ibadah.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berakar dari kosakata bahasa Arab Klasik yang diserap dan banyak digunakan dalam literatur hukum Islam (fikih) untuk mengklasifikasikan faktor-faktor yang menggugurkan keabsahan hukum suatu tindakan.