अजीव
/ə.dʒiːv/
🇮🇳Bahasa HindiFilsafatJainismeMetafisikaNetral
Ringkasan Makna
Dalam filsafat Jainisme, ajiva merujuk pada substansi yang tidak bernyawa atau tidak memiliki kesadaran.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'Ajiva' (अजीव) berasal dari bahasa Sanskerta, yang secara harfiah berarti 'bukan jiwa' atau 'tidak hidup'. Dalam kosmologi dan metafisika Jainisme, realitas dibagi menjadi dua kategori utama: Jiva (jiwa atau kesadaran) dan Ajiva (non-jiwa). Ajiva mencakup lima kategori substansi: materi (pudgala), ruang (akasha), waktu (kala), serta prinsip gerak (dharma) dan diam (adharma). Substansi ini tidak memiliki kesadaran dan tidak dapat mengalami rasa senang atau sakit.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“जैन दर्शन में जीव और अजीव ब्रह्मांड के दो मूल घटक हैं।”
→Dalam filsafat Jain, jiwa dan non-jiwa adalah dua komponen dasar alam semesta.
“पुद्गल अजीव का एक रूप है जिसमें भौतिक गुण होते हैं।”
→Pudgala adalah bentuk ajiva yang memiliki sifat-sifat fisik.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari tradisi filsafat India Kuno, khususnya Jainisme, di mana konsep ini digunakan untuk menjelaskan struktur kosmos dan interaksi antara kesadaran dan materi.