apata
/a.pa.ta/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSastraKlasikKonjungsi
Ringkasan Makna
Kata penghubung arkais yang digunakan untuk menyatakan perbandingan atau penegasan 'apalagi' atau 'jangankan'.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'apata' adalah bentuk kata penghubung (konjungsi) atau partikel klise yang kerap ditemukan dalam khazanah sastra klasik Melayu dan Indonesia lama. Biasanya digunakan untuk menyatakan suatu perbandingan ekstrem, di mana hal yang lebih mudah saja tidak terjadi atau tidak dilakukan, 'apata' lagi hal yang lebih sulit. Kata ini sepadan dengan arti 'apalagi' atau 'jangankan'.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โMendengar titah baginda pun mereka terkejut, apata lagi hendak membantahnya.โ
โMendengar titah baginda pun mereka terkejut, apalagi hendak membantahnya.
โKulihat ia berjalan pincang, apata berlari kencang.โ
โKulihat ia berjalan pincang, jangankan berlari kencang.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu klasik, merupakan gabungan kata 'apa' dan 'ta' (partikel penegas lama). Saat ini dikategorikan sebagai kata arkais yang sudah jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari dan hanya ditemukan dalam teks sastra lama.