baqa
/baหqaส/
๐ธ๐ฆBahasa ArabTeologiFilsafatTasawufNetral
Ringkasan Makna
Istilah dalam teologi Islam yang merujuk pada kondisi kekekalan atau keberlangsungan eksistensi bersama Tuhan setelah mencapai fana.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Baqa adalah konsep dalam tasawuf yang berarti 'kekal' atau 'bertahan'. Setelah seorang sufi mengalami 'fana' (peleburan diri atau hilangnya kesadaran akan ego/duniawi), ia mencapai tahap 'baqa', di mana ia tetap eksis namun dengan kesadaran yang telah tercerahkan dan sepenuhnya selaras dengan kehendak Tuhan. Dalam konteks ini, individu tidak lagi melihat dirinya sebagai entitas yang terpisah, melainkan sebagai cerminan dari sifat-sifat Ilahi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โTahapan fana dan baqa merupakan puncak perjalanan spiritual dalam tasawuf.โ
โThe stages of fana and baqa are the pinnacle of the spiritual journey in Sufism.
โSetelah mencapai baqa, seorang sufi kembali berinteraksi dengan dunia dengan pandangan yang berbeda.โ
โAfter reaching baqa, a Sufi returns to interact with the world with a different perspective.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Arab 'baqiya' yang berarti tetap atau kekal. Istilah ini menjadi pilar utama dalam literatur tasawuf klasik untuk menjelaskan hubungan antara hamba dan Pencipta setelah proses penyucian jiwa.