batu tahu
/ˈba.tu ˈta.hu/
🇮🇩Bahasa IndonesiaKulinerMakanan TradisionalSundaNetral
Ringkasan Makna
Makanan tradisional khas Sumedang berupa tahu bertekstur padat di dalam dan berkulit renyah di luar.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Batu tahu adalah sebutan lokal atau istilah populer di daerah Sunda, khususnya Sumedang, untuk merujuk pada tahu sumedang yang memiliki kualitas unggul—bagian luar digoreng kering hingga kecokelatan dan renyah, sementara bagian dalamnya sangat padat, lembut, dan masif tanpa rongga besar. Istilah 'batu' merujuk pada teksturnya yang padat dan kokoh dibandingkan tahu biasa.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Mereka berhenti di pinggir jalan untuk membeli batu tahu panas yang baru saja digoreng.”
→Mereka berhenti di pinggir jalan untuk membeli tahu panas yang baru saja digoreng.
“Keunikan batu tahu terletak pada bagian dalamnya yang padat dan gurih.”
→Keunikan tahu sumedang ini terletak pada bagian dalamnya yang padat dan gurih.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berakar dari tradisi kuliner masyarakat Sunda di Sumedang, Jawa Barat, tempat asal tahu terkenal ini diproduksi secara turun-temurun dengan menggunakan teknik pengolahan khusus kedelai.