berbahu-bahu
/bษr.ba.hu หba.hu/
๐ฎ๐ฉBahasa Indonesianominakekerabatansatuan ukurantradisionalNetral
Ringkasan Makna
Satuan ukuran luas tanah tradisional yang besarnya kurang lebih sama dengan satu bau atau sekitar 0,7 hektar.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah 'berbahu-bahu' atau 'bau' adalah satuan tradisional yang digunakan di beberapa daerah di Indonesia, terutama di Jawa dan Sumatra, untuk mengukur luas tanah pertanian atau perkebunan. Satu bau (atau sering disebut sebahu) setara dengan luas sekitar 7.096,5 meter persegi atau kurang lebih 0,7 hektar. Bentuk perulangan 'berbahu-bahu' biasanya digunakan untuk menyatakan perhitungan atau luasan tanah dalam jumlah kelipatan satuan bau tersebut.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPetani itu memiliki tanah seluas beberapa berbahu-bahu di pinggir desa.โ
โPetani itu memiliki tanah seluas beberapa bau di pinggir desa.
โPewarisan lahan pertanian dihitung berbahu-bahu untuk dibagikan kepada anak-anaknya.โ
โPewarisan lahan pertanian dihitung per satuan bau untuk dibagikan kepada anak-anaknya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia/Melayu kuno yang mengadaptasi kata 'bau' sebagai satuan ukur tradisional agraria sebelum pemberlakuan sistem metrik internasional (SI) secara luas di Nusantara.