berharap kekalahan
/bərˈhɑp ˈkɛkɑlɑhan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSlang PopulerKehidupan Sehari-hariEmosi
Ringkasan Makna
Berharap kekalahan adalah perasaan atau keadaan di mana seseorang merasa senang atau puas dengan kekalahan atau kegagalan orang lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Berharap kekalahan adalah fenomena sosial budaya di mana seseorang merasa puas atau senang dengan kekalahan atau kegagalan orang lain. Ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti ingin melihat lawan atau rivalnya mengalami kegagalan, ingin merasa lebih baik daripada orang lain, atau karena alasan emosional lainnya. Berharap kekalahan seringkali dianggap sebagai perilaku negatif atau tidak etis, karena dapat menunjukkan keinginan untuk melihat orang lain mengalami kesulitan atau kegagalan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Saya merasa senang ketika tim lawan kita kalah dalam pertandingan.”
→Saya merasa puas ketika tim lawan kita kalah dalam pertandingan.
“Dia selalu berharap kekalahan pada lawan mainnya agar dia bisa menang.”
→Dia selalu berharap kekalahan pada lawan mainnya agar dia bisa menang.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berharap kekalahan adalah fenomena sosial budaya yang telah ada sejak lama dan dapat ditemukan dalam berbagai konteks, seperti olahraga, bisnis, atau kehidupan sehari-hari. Namun, perilaku ini seringkali dianggap sebagai perilaku negatif atau tidak etis.