berpikiran anak-anak
/bษr.pikษพi.an anak anak/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSlangKepribadianKarakterNetral
Ringkasan Makna
Menggambarkan seseorang yang masih memiliki pikiran dan perilaku seperti anak-anak, yaitu kurang dewasa dan tidak memiliki kemampuan untuk berpikir secara matang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa 'berpikiran anak-anak' digunakan untuk menggambarkan seseorang yang masih memiliki pikiran dan perilaku seperti anak-anak. Mereka cenderung kurang dewasa, tidak memiliki kemampuan untuk berpikir secara matang, dan seringkali melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab. Contoh perilaku anak-anak yang dimaksudkan adalah seperti tidak dapat mengendalikan emosi, tidak dapat memikirkan konsekuensi dari tindakan mereka, dan seringkali melakukan hal-hal yang tidak sopan. Frasa ini sering digunakan untuk mengkritik atau menghina seseorang yang dianggap tidak dewasa atau tidak dapat berpikir secara matang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia masih berpikiran anak-anak dan tidak dapat memikirkan konsekuensi dari tindakannya.โ
โDia masih memiliki pikiran seperti anak-anak dan tidak dapat memikirkan konsekuensi dari tindakannya.
โDia tidak dapat berpikir secara matang dan masih berpikiran anak-anak.โ
โDia tidak dapat berpikir secara matang dan masih memiliki pikiran seperti anak-anak.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa 'berpikiran anak-anak' adalah istilah yang umum digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang masih memiliki pikiran dan perilaku seperti anak-anak. Istilah ini sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti dalam percakapan dengan teman atau keluarga.