chauvinisme
/t͡ʃau̯.vi.nɪs.mə/
🇮🇩Bahasa IndonesiapolitiksosiologipsikologiNetral
Ringkasan Makna
Paham atau rasa cinta tanah air yang berlebihan dan fanatik, disertai pandangan merendahkan bangsa atau kelompok lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Chauvinisme adalah bentuk nasionalisme ekstrim di mana seseorang atau sekelompok orang memiliki loyalitas buta dan keyakinan mutlak bahwa kelompok, bangsa, atau ras mereka sendiri lebih superior dibanding yang lain. Istilah ini sering dikaitkan dengan chauvinisme nasional, tetapi dalam perkembangan modern juga dapat merujuk pada fanatisme berlebihan terhadap gender, suku, atau golongan tertentu (misalnya chauvinisme pria).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Extreme chauvinism often leads to xenophobia and international conflict.”
→Chauvinisme ekstrim sering kali memicu xenofobia dan konflik internasional.
“Sikap chauvinisme yang tertanam kuat dapat merusak hubungan diplomatik antarnegara.”
→Sikap chauvinisme yang tertanam kuat dapat merusak hubungan diplomatik antarnegara.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari nama Nicolas Chauvin, seorang prajurit Prancis yang sangat fanatik terhadap Napoleon Bonaparte, yang kemudian namanya diabadikan dalam sastra Prancis (salah satunya dalam karya satir karya Cogniard bersaudara) untuk menggambarkan nasionalisme yang buta dan berlebihan.