cinisme
/tʃɪˈnɪsmə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFilsafatPsikologiSastraNetral
Ringkasan Makna
Pandangan atau sikap yang tidak percaya pada ketulusan motif orang lain dan sering kali mengejek nilai-nilai moral.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Cinisme adalah sebuah sikap mental atau filosofis yang ditandai oleh ketidakpercayaan umum terhadap motif manusia yang dianggap selalu didorong oleh kepentingan diri sendiri (egoisme). Dalam penggunaan sehari-hari, istilah ini merujuk pada kecenderungan untuk meremehkan, mencemooh, atau meragukan kebaikan, ketulusan, atau idealisme dalam tindakan seseorang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Sikap cinisme yang ditunjukkannya membuat orang lain enggan berbagi cerita.”
→Sikap sinisme yang ditunjukkannya membuat orang lain enggan berbagi cerita.
“Di balik senyumannya, tersirat rasa cinisme terhadap janji-janji manis para politisi.”
→Di balik senyumannya, tersirat rasa sinisme terhadap janji-janji manis para politisi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani 'kynismos' melalui bahasa Belanda 'cynisme' (dalam bahasa Indonesia baku diserap menjadi 'sinisme'). Istilah ini berakar dari mazhab filsafat kuno Yunani, Cynicism, yang didirikan oleh Antisthenes.