demit
/dษ.mษชt/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaBahasa JawaMitologiBabadSlangNetral
Ringkasan Makna
Makhluk halus atau hantu dalam mitologi masyarakat Jawa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'demit' berasal dari bahasa Jawa yang merujuk pada makhluk gaib, roh jahat, atau hantu yang dipercaya menghuni tempat-tempat tertentu seperti pohon besar, bangunan tua, atau sungai. Dalam penggunaan modern sehari-hari, istilah ini juga kadang digunakan secara informal atau humoris untuk menyebut seseorang yang licik, tersembunyi, atau sulit ditemukan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โWong-wong padha ngira wit gedhe iku ana demite.โ
โOrang-orang mengira pohon besar itu ada penunggunya (demit).
โAja wani-wani ngrusak panggonan sing dienggoni demit.โ
โJangan berani-berani merusak tempat yang dihuni oleh makhluk halus.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kosakata bahasa Jawa Kuno/Jawa Madya yang berkaitan erat dengan animisme dan dinamisme Nusantara sebelum masuknya agama-agama besar, di mana masyarakat mempercayai eksistensi makhluk tak kasat mata di alam.