determinisme
/deteʁmiˈnis.mə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFilsafatSainsIstilah AkademisNetral
Ringkasan Makna
Paham filsafat yang meyakini bahwa segala kejadian, termasuk tindakan manusia, telah ditentukan sebelumnya oleh hukum alam atau sebab-sebab masa lalu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Determinisme adalah pandangan filosofis dan ilmiah bahwa semua peristiwa di alam semesta, termasuk pilihan dan tindakan manusia, diakibatkan secara niscaya oleh kondisi sebelumnya dan hukum alam. Paham ini sering kali menjadi perdebatan dalam konteks kehendak bebas (free will), di mana determinisme berargumen bahwa kehendak bebas manusia mungkin hanyalah ilusi karena setiap keputusan memiliki rantai sebab akibat yang tidak dapat dihindari.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Classical physics is often associated with strict determinism.”
→Fisika klasik sering dikaitkan dengan determinisme yang ketat.
“Perdebatan antara determinisme dan kehendak bebas telah berlangsung selama berabad-abad dalam sejarah filsafat.”
→Perdebatan antara determinisme dan kehendak bebas telah berlangsung selama berabad-abad dalam sejarah filsafat.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'determinare' (membatasi atau menetapkan), istilah ini berkembang pesat pada era Enlightenment (Pencerahan) seiring dengan kemajuan fisika Newtonian yang memandang alam semesta bekerja seperti mesin jam yang dapat diprediksi secara pasti.