dewi asmara
/de.wi as.ma.ra/
🇮🇩Bahasa IndonesiaMitologiSastraUngkapanNetral
Ringkasan Makna
Sebutan kiasan untuk wanita yang sangat cantik, menawan, atau memikat hati dalam hal percintaan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Secara etimologis, istilah ini menggabungkan kata 'dewi' (makhluk kahyangan yang cantik) dan 'asmara' (cinta atau birahi). Dalam penggunaan sehari-hari, terutama dalam dunia sastra, puitis, atau puji-pujian, frasa ini digunakan sebagai metafora untuk memuji kecantikan fisik seorang wanita yang dapat membuat orang lain jatuh cinta. Istilah ini juga kadang diasosiasikan secara budaya dengan tokoh dewi cinta dalam mitologi Nusantara, seperti Ratih atau Kamajaya-Kamaratih.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kehadirannya di pesta malam itu membuat semua mata terpikat, bagaikan dewi asmara yang turun dari khayangan.”
→Kehadirannya di pesta malam itu membuat semua mata terpikat, bagaikan dewi asmara yang turun dari khayangan.
“Senyumannya yang manis seolah mampu meluluhkan hati siapa saja yang melihatnya, sungguh seperti dewi asmara.”
→Senyumannya yang manis seolah mampu meluluhkan hati siapa saja yang melihatnya, sungguh seperti dewi asmara.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari perpaduan kosakata Sanskerta/Jawa kuno di mana 'Dewi' merujuk pada dewa perempuan dan 'Asmara' (dari Smara) merujuk pada dewa cinta. Ungkapan ini telah diserap menjadi bahasa kiasan umum dalam budaya populer dan sastra Indonesia.