dijangka
/diˈdʒaŋ.ka/
🇮🇩Bahasa IndonesiaVerbaPasifBaku
Ringkasan Makna
Bentuk pasif dari kata 'jangka' yang berarti diperkirakan atau diprediksikan waktunya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'dijangka' adalah bentuk verba pasif dalam bahasa Indonesia yang berasal dari kata dasar 'jangka'. Dalam penggunaan sehari-hari, terutama dalam konteks formal, jurnalistik, atau perencanaan, kata ini sering digunakan untuk menyatakan sesuatu yang telah diperhitungkan atau diprediksikan akan terjadi pada waktu tertentu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pembangunan jembatan tersebut dijangka selesai pada akhir tahun depan.”
→Pembangunan jembatan tersebut diperkirakan selesai pada akhir tahun depan.
“Jumlah penduduk kota ini dijangka akan terus meningkat setiap tahunnya.”
→Jumlah penduduk kota ini diprediksikan akan terus meningkat setiap tahunnya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'jangka' (alat ukur waktu atau jangka waktu). Awalan 'di-' membentuk kata kerja pasif. Penggunaan kata 'dijangka' sangat umum ditemukan dalam bahasa Indonesia ragam formal dan juga dalam bahasa Melayu standar (Malaysia/Brunei/Singapura).