disoraki
/di.so.ra.ki/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaVerbaSosiolinguistikNetral
Ringkasan Makna
Diberi teriakan serempak oleh banyak orang, biasanya sebagai bentuk cemoohan, ejekan, atau penolakan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'disoraki' merupakan bentuk pasif dari kata kerja 'sorak' dengan imbuhan 'di-' dan akhiran '-i'. Istilah ini merujuk pada situasi ketika seseorang, kelompok, atau objek diteriaki secara bersama-sama oleh orang banyak. Tergantung pada konteks situasinya, sorakan bisa bernada negatif (seperti cemoohan, ejekan, ketidaksukaan, atau protes) maupun positif (seperti sorakan dukungan atau kemenangan), namun dalam penggunaan umum sehari-hari sering kali diasosiasikan dengan ungkapan ketidaksetujuan atau kekecewaan massa.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPemain penyerang itu disoraki oleh para pendukung tim tamu setelah gagal mencetak gol.โ
โPemain penyerang itu disoraki oleh para pendukung tim tamu setelah gagal mencetak gol.
โPolitisi tersebut disoraki massa ketika mencoba menyampaikan pidato di tengah unjuk rasa.โ
โPolitisi tersebut disoraki massa ketika mencoba menyampaikan pidato di tengah unjuk rasa.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'sorak' dalam bahasa Indonesia yang menyerap fenomena sosiologis ekspresi massal. Dalam budaya Nusantara, aksi sorak-menyoraki sering terjadi dalam konteks pertandingan olahraga, kesenian, maupun peristiwa politik untuk menunjukkan reaksi spontan kelompok.