eisegesis
/ˌaɪsɪˈdʒiːsɪs/
🇬🇧Bahasa InggrisTeologiHermeneutikaFilosofiNetral
Ringkasan Makna
Proses menafsirkan teks dengan memasukkan gagasan, opini, atau prasangka pribadi ke dalam teks tersebut.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Eisegesis adalah metode penafsiran yang bersifat subjektif di mana pembaca memaksakan interpretasi atau agenda pribadinya ke dalam sebuah teks, alih-alih menarik makna yang sebenarnya dari teks tersebut (eksegesis). Istilah ini sering digunakan dalam studi teologi dan kritik sastra untuk menggambarkan pembacaan yang tidak objektif.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“The preacher's sermon was criticized for its clear eisegesis, as he read his own political views into the ancient scripture.”
→Khotbah pengkhotbah itu dikritik karena eisegesis yang jelas, karena ia memasukkan pandangan politik pribadinya ke dalam kitab suci kuno tersebut.
“To avoid eisegesis, scholars must focus on the historical and linguistic context of the original author.”
→Untuk menghindari eisegesis, para sarjana harus fokus pada konteks sejarah dan linguistik penulis aslinya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani 'eis' (ke dalam) dan 'hēgēsis' (memimpin/menafsirkan). Istilah ini diciptakan sebagai lawan kata dari 'eksegesis' (ek- 'keluar dari') untuk membedakan antara penafsiran yang objektif dan subjektif.