erpresst
ɛɐ̯ˈpʁɛst
🇩🇪Bahasa JermanHukumKriminalitasPsikologiNetral
Ringkasan Makna
Bentuk partisip perfekt dari kata kerja Jerman 'erpressen', yang berarti 'diperas' atau 'telah menjadi korban pemerasan'.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata ini merupakan bentuk lampau (partisip II) dari kata kerja 'erpressen'. Dalam konteks hukum dan sosial, istilah ini merujuk pada seseorang atau entitas yang dipaksa untuk melakukan, mentoleransi, atau membiarkan sesuatu melalui ancaman kekerasan atau ancaman kerugian serius terhadap diri sendiri atau pihak lain (pemerasan).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Er wurde von seinem ehemaligen Geschäftspartner erpresst.”
→Dia diperas oleh mantan mitra bisnisnya.
“Die Firma wurde mit der Veröffentlichung sensibler Daten erpresst.”
→Perusahaan tersebut diperas dengan ancaman publikasi data sensitif.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman 'erpressen', yang merupakan gabungan dari awalan 'er-' (menunjukkan hasil atau keberhasilan suatu tindakan) dan 'pressen' (menekan). Istilah ini digunakan secara luas dalam sistem hukum Jerman (Strafgesetzbuch § 253) untuk mendefinisikan tindak pidana pemerasan.