eutrofikasi
/eu̯.tro.fi.ka.si/
🇮🇩Bahasa IndonesiaEkologiLingkunganBiologiIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Proses pengayaan nutrisi secara berlebihan pada badan air yang memicu pesatnya pertumbuhan alga dan tumbuhan air.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Eutrofikasi adalah masalah lingkungan yang terjadi akibat masuknya nutrisi berlebihan—terutama senyawa nitrogen dan fosfor—ke dalam ekosistem perairan seperti danau, sungai, atau laut. Masukan nutrisi ini umumnya berasal dari limbah pupuk pertanian, detergen domestik, atau limbah industri. Dampak utama eutrofikasi adalah ledakan populasi alga (algal bloom) dan eceng gondok yang merintangi sinar matahari, serta mengurangi kadar oksigen terlarut secara drastis saat tumbuhan tersebut mati dan membusuk, sehingga memicu kematian massal organisme akuatik.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Eutrofikasi di danau tersebut memicu pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat.”
→Eutrophication in the lake triggered very rapid growth of water hyacinths.
“Penggunaan pupuk kimia berlebihan oleh petani dapat menyebabkan eutrofikasi pada perairan sekitar.”
→Excessive use of chemical fertilizers by farmers can cause eutrophication in surrounding waters.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini diserap dari bahasa Inggris 'eutrophication', yang berakar dari bahasa Yunani 'eutrophos' (berarti 'diberi makan dengan baik'), dari prefiks 'eu-' (baik/banyak) dan 'trephein' (memberi makan). Istilah ini mulai digunakan secara luas dalam limnologi dan ilmu lingkungan sejak pertengahan abad ke-20 untuk menjelaskan fenomena penuaan danau akibat pencemaran unsur hara.