fanatik
/fa.na.tษชk/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaAdjektivaPsikologiSosiologiNetral
Ringkasan Makna
Berkeyakinan atau kepercayaan yang terlalu kuat terhadap suatu ajaran, aliran, atau tokoh tanpa pertimbangan yang rasional.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata fanatik merujuk pada sikap atau kondisi seseorang yang sangat terikat, berdedikasi, atau percaya secara berlebihan terhadap suatu ideologi, agama, kelompok, tokoh, atau hobi tertentu. Sikap ini sering kali menutup diri terhadap kritik, sudut pandang lain, atau bukti rasional yang bertentangan dengan keyakinan yang dianutnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSuporter bola itu menunjukkan sikap fanatik yang berlebihan terhadap klub kesayangannya.โ
โSuporter bola itu menunjukkan sikap fanatik yang berlebihan terhadap klub kesayangannya.
โSikap fanatik dapat memicu perpecahan jika tidak diimbangi dengan sikap toleransi.โ
โSikap fanatik dapat memicu perpecahan jika tidak diimbangi dengan sikap toleransi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Belanda 'fanatiek', yang pada gilirannya berakar dari kata Latin 'fanaticus' (berkaitan dengan kuil atau terinspirasi oleh dewa, dari kata 'templum' atau 'fanum'), yang kemudian mengalami pergeseran makna dalam bahasa modern menjadi keyakinan yang membabi buta.