fani
/faː.niː/
🇸🇦Bahasa ArabAgamaFilsafatIstilah KlasikTasawufNetral
Ringkasan Makna
Bersifat sementara, fana, atau tidak kekal; kebalikan dari kekal (baqa).
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'fani' berasal dari bahasa Arab (فاني) yang merupakan bentuk sifat (ism fā'il) dari akar kata 'fana' (فَنِيَ), yang berarti binasa, lenyap, atau tidak kekal. Dalam konteks teologi Islam dan tasawuf, istilah ini merujuk pada segala sesuatu di alam semesta yang memiliki sifat keterbatasan, dapat rusak, dan hancur, kontras dengan sifat Allah yang baqa (kekal).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“الدنيا فانية وليست بدار قرار.”
→Dunia ini fana dan bukan tempat tinggal yang abadi.
“الإنسان مخلوق فاني يجب عليه أن يتذكر الآخرة.”
→Manusia adalah makhluk yang fana, ia harus mengingat akhirat.
Asal-usul & Konteks Budaya
Diserap dari bahasa Arab ke dalam khazanah keagamaan dan sastra klasik Nusantara, sering digunakan dalam puisi sufi dan ceramah keagamaan untuk mengingatkan tentang hakikat kehidupan dunia yang sementara.