fatalistis
/fa.ta.lis.tis/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFilsafatPsikologiSifatNetral
Ringkasan Makna
Bersifat atau berkaitan dengan fatalisme, yaitu pandangan bahwa segala peristiwa telah ditentukan oleh nasib.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Fatalistis merujuk pada sikap, pandangan, atau perilaku seseorang yang percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia, termasuk nasib manusia, sudah ditentukan sebelumnya oleh kekuatan di luar kendali manusia (takdir). Seseorang yang bersikap fatalistis cenderung pasrah, tidak berusaha mengubah keadaan, dan menerima hasil akhir apa pun tanpa perlawanan karena menganggap usaha manusia tidak akan mengubah ketetapan nasib.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSikap fatalistisnya membuat dia berhenti berjuang mencari pekerjaan setelah beberapa kali mengalami penolakan.โ
โHis fatalistic attitude made him stop fighting to find a job after being rejected several times.
โPandangan fatalistis sering kali menghambat kemajuan seseorang dalam mencapai potensi maksimalnya.โ
โA fatalistic view often hinders one's progress in reaching their maximum potential.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Belanda 'fatalistisch', yang berakar dari kata Latin 'fatum' yang berarti nasib atau takdir. Istilah ini sering digunakan dalam konteks filsafat untuk menggambarkan doktrin bahwa kehendak bebas manusia tidak memiliki pengaruh terhadap hasil akhir peristiwa.