gaji terendah
/ˈɡadʒi təˈrəndah/
🇮🇩Bahasa IndonesiaNominaEkonomiKetenagakerjaanBaku
Ringkasan Makna
Jumlah imbalan finansial minimum yang diterima oleh seorang pekerja untuk suatu pekerjaan dalam periode tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Gaji terendah merujuk pada tingkat upah atau kompensasi terkecil yang dibayarkan kepada pekerja, baik berdasarkan regulasi pemerintah (seperti upah minimum regional/provinsi) maupun berdasarkan kebijakan internal suatu perusahaan untuk posisi entry-level atau tingkat dasar. Istilah ini sering digunakan dalam konteks perburuhan, analisis ekonomi, dan penentuan standar kesejahteraan minimum bagi tenaga kerja.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemerintah daerah mengumumkan penyesuaian besaran gaji terendah bagi pekerja di sektor formal tahun ini.”
→Pemerintah daerah mengumumkan penyesuaian besaran gaji terendah bagi pekerja di sektor formal tahun ini.
“Banyak lulusan baru yang harus puas menerima gaji terendah pada pekerjaan pertamanya sebagai batu loncatan.”
→Banyak lulusan baru yang harus puas menerima gaji terendah pada pekerjaan pertamanya sebagai batu loncatan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini terbentuk dari gabungan kata 'gaji' (balas jasa berupa uang yang diterima pekerja) dan 'terendah' (paling bawah dalam tingkatan). Dalam konteks sosial dan ekonomi di Indonesia, konsep ini sangat erat kaitannya dengan kebijakan Upah Minimum Regional (UMR) atau Upah Minimum Provinsi (UMP) yang ditetapkan setiap tahun oleh pemerintah untuk melindungi daya beli pekerja.