Gehaltsparadox
/ɡəˈhaltspaʁaˌdɔks/
🇩🇪Bahasa JermanEkonomiSosiologiManajemenNetral
Ringkasan Makna
Fenomena di mana kenaikan gaji atau pendapatan tidak selalu berkorelasi dengan peningkatan kepuasan kerja atau produktivitas.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Gehaltsparadox (paradoks gaji) merujuk pada situasi dalam manajemen sumber daya manusia dan psikologi organisasi di mana peningkatan kompensasi finansial mencapai titik jenuh. Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, kenaikan gaji tambahan sering kali gagal memberikan motivasi intrinsik yang lebih besar atau peningkatan kesejahteraan psikologis yang signifikan bagi karyawan, yang justru sering kali menimbulkan ekspektasi beban kerja yang lebih tinggi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Das Gehaltsparadox zeigt, dass mehr Geld allein nicht immer zu höherer Mitarbeiterbindung führt.”
→Paradoks gaji menunjukkan bahwa uang lebih saja tidak selalu mengarah pada retensi karyawan yang lebih tinggi.
“Unternehmen müssen das Gehaltsparadox verstehen, um ihre Anreizsysteme effektiv zu gestalten.”
→Perusahaan harus memahami paradoks gaji untuk merancang sistem insentif mereka secara efektif.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari bahasa Jerman yang menggabungkan 'Gehalt' (gaji) dan 'Paradox' (paradoks). Konsep ini berakar dari teori motivasi Herzberg yang membedakan antara faktor higienis (gaji) dan faktor motivator.