lohnparadoxon
/ˈloːnpaʁaˌdoksn̩/
🇩🇪Bahasa Jermanekonomiistilah teknisketenagakerjaanNetral
Ringkasan Makna
Paradoks upah dalam ilmu ekonomi yang menggambarkan situasi ketika kenaikan upah tidak serta-merta meningkatkan produktivitas atau justru memicu fenomena ekonomi yang bertentangan dengan teori konvensional.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Lohnparadoxon (bahasa Jerman untuk 'paradoks upah') adalah sebuah konsep dalam ekonomi tenaga kerja yang mengkaji ketidaksesuaian antara tingkat upah pekerja dan output produktivitas yang dihasilkan. Dalam konteks tertentu, istilah ini juga merujuk pada fenomena di mana peningkatan upah nominal tidak selalu berhasil menarik lebih banyak tenaga kerja atau meningkatkan motivasi kerja secara linear, yang dipengaruhi oleh faktor pajak, tunjangan sosial, atau ekspektasi inflasi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Das Lohnparadoxon zeigt, dass höhere Löhne nicht automatisch zu einer proportionalen Steigerung der Arbeitsleistung führen.”
→Paradoks upah menunjukkan bahwa upah yang lebih tinggi tidak secara otomatis mengarah pada peningkatan proporsional dalam kinerja kerja.
“Ökonomen diskutieren das Lohnparadoxon im Zusammenhang mit moderner Arbeitsmarktpolitik.”
→Para ekonom mendiskusikan paradoks upah dalam kaitannya dengan kebijakan pasar tenaga kerja modern.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman (kombinasi 'Lohn' yang berarti upah dan 'Paradoxon' yang berarti paradoks), istilah ini banyak digunakan dalam literatur ekonomi makro dan kebijakan sosial di negara-negara berbahasa Jerman.